KONDISI PERTANIAN KOTA PADANG PANJANG

Kota Padang Panjang adalah salah satu daerah tingkat II DI Provinsi Sumatera Barat. Kota ini memiliki luas 23 km2 dengan populasi 45.000 jiwa. Kota ini terletak pada ketinggian 700 m dpl, sehingga hawanya terasa sejuk. Pada daerah utara kota ini dibatasi oleh 3 gunung, yaitu ; Marapi, Singgalang, dan Tandikek.

Masyarakat Padang panjang, sebagaimana masyarakat Minangkabau lain merupakan masyarakat agraris. Pada awal abad ke 20, sebagian besar masyarakat padang panjang bergerak di bidang usaha pertanian seperti  mengolah sawah dan kebun. Hal ini dikarenakan kota ini memiliki tanah jenis andosol yang subur dan sangat baik untuk pertanian. Selain itu,  jumlah hari hujan yang cukup tinggi yaitu rata-rata 256 hari per tahun juga turut mendukung perkembangan sektor pertanian di kota ini. Sebagai gambaran sekitar 57 persen wilayah padang Panjang tersita untuk sawa, kebun, hutan rakyat, dan empang. Meski tidak semuanya produktif setidaknya menunjukkan potensi yang bisa terus dikembangkan. Dari segi pengairan, kota Padang Panjang saat ini belum kekurangan sumber air untuk lahan pertanian diarenankan sumber air di kota ini sangat banyak. Potensi air yang belum termanfaatkan adalah sebanyak 390,4 liter per detik

Mengingat semakin hari lahan pertanian di kota ini semakin berkurang karena pemabangunan, diperlukan pengembangan pertanian di kota kecil nan sejuk yang berpotensial ini.

Padang Panjang juga potensial untuk sektor pertanian dan holtikultura. Produktivitas seluruh komoditas pertanian di kota ini lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Sebagai gambaran, dari luas sawah 695 hektar dan tegalan seluas 345,5 hektar, dihasilkan padi sekitar 5.694 ton, palawija 2.136 ton, dan sayuran 3.622 ton. Pertanian organik pun relatif kencang di kota ini. Pemko Padang panjang pun menganggapi hal ini dengan didirikannya sebuah kios/outlet temapat pemasaran produk organik tersebut di tepi jalan lingkar, di Kacang Kayu, Padang Panjang timur.

 

Selain itu, bunga yang juga menjadi bagian julukan Kota Padang Panjang, yakni sebagai kota berbunga, juga mempunyai potensi untuk dikembangkan. Sebgaian produksi bunga ini sudah di pasarkan ke luar kota.

(dari berbagai sumber)

ATARI LUTHFIA RAHMI

A44110049

LASKAR 23

 

 

Posted in uncategorized | Tagged , | Leave a comment